Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Nurdin Galang Dukungan Di Kongres PSSI Di Bali?

Sabtu, 22 Januari 2011, 01:24 WIB
Nurdin Galang Dukungan Di Kongres PSSI Di Bali?
Nurdin Ha­lid
RMOL.Ketua Umum PSSI Nurdin Ha­lid membantah jika Kongres PSSI di Bali kali ini sebagai me­dia konsolidasi untuk pe­n­ca­lo­nan dirinya pada periode 2011-2015.Dia mengaku kongres ini murni akan memaparkan eva­lua­si dan pemaparan program kerja PSSI selama tahun 2011.

Bertempat di Hotel Pan Pa­cific, Nirwana Bali Resort, Ta­nah Lot, kongres telah dibuka langsung oleh Nurdin Halid pada pukul 20.00 WITA. Nurdin mem­buka acara di hadapan ra­tusan peserta konggres yang ter­diri dari perwakilan pengprov dan klub ISL, Divisi Utama hing­ga Divisi I-III. Rencananya acara ini digelar dari 21-23 Januari 2011.

Disinggung adanya rumor bahwa PSSI akan menyiapkan peng­ganti PSM Makassar, Per­si­bo Bojonegoro, dan Persema yang keluar dari Liga super In­donesia  dan ikut Liga Primer In­do­nesia dia menegaskan bahwa tidak mungkin tiga klub itu akan di­ganti. Liga Super Indonesia  di­te­gaskan tetap berjumlah 15 klub.

Liga Super Indonesia memang ha­nya menyisakan 15 klub se­telah Persema Malang, Persibo  Bo­jonegoro, dan PSM Makassar membelot ke LPI. Beredar kabar bahwa PSSI akan menetapkan tiga klub baru untuk mengisi ke­ko­songan itu di Kongres tahunan ini.

Namun Nurdin membantah ka­bar tersebut. “Kami untuk saat ini belum mencari penggantinya. Tiga klub Li­ga Super Indonesia yang keluar tidak ada karena sesuai sta­t­uta PSSI tidak boleh ada peng­ganti di tengah musim kompetisi,” tegasnya.

“Jika dari 18 tim keluar tiga klub maka yang tetap diakui 15 dan tidak ada penambahan,” jelasnya.

Meski begitu berkurangnya peserta tetap memiliki dampak bu­ruk terhadap kompetisi Liga Super Indonesia. Sponsor Utama PT Djarum Indonesia akan me­ng­­ajukan klaim ke PT Liga In­do­nesia karena 70 per­tan­dingan yang gagal digelar.

Sebab sesuai kesepakatan awal PT Djarum dengan PT Li­ga, setiap pertandingan yang gagal digelar, sponsor utama akan memberikan penalti Rp 100 juta. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA