Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Serigala Putih Nikmati Takdir

Uzbekistan vs Yordania

Jumat, 21 Januari 2011, 03:45 WIB
Serigala Putih Nikmati Takdir
Alexander Geynrikh
RMOL.Uzbekistan dan Yordania sa­ma-sama tak terka­la­h­kan di babak penyisihan grup. Berbekal hasil im­pre­sif tersebut, kedua negara itu bakal berduel di pe­rem­pat final, malam ini.

Sejak keikutsertaan per­ta­manya di Piala Asia 1996, Uz­be­kistan tak pernah absen di ge­laran sepakbola terbesar di be­nua ku­ning ini. Hasil terbaik mereka raih di Piala Asia 2004 dan 2007 dengan finish di perempat final.

Dalam keikutsertaan keenam me­reka kali ini, Sang Serigala Pu­tih lolos dari penyisihan grup A sebagai juara grup dengan sta­tus tak terkalahkan. Hasil ini jelas membuat pasukan Vadim Abramov percaya diri.

“Ini bukan keberuntungan, ini tak­dir. Saya ingin berterimaka­sih kepada para pemain yang telah berusaha untuk tampil me­nunjukkan permainannya yang terbaik saat di penyisihan,” ujar Abramov.

Meski tampil impresif, Abra­mov tak menganggap remeh laga di perempat final karena di­pas­ti­kan­nya bakal sulit.

Apalagi pemain andalannya Ser­ver Djeparov yang meru­pa­kan bekas pemain terbaik Asia 2008 dalam kondisi fit.

Di sisi lain, rasa pede tinggi ju­ga dirasakan Yordania. Skuad besutan Adnan Hamad ini diluar dugaan bisa menahan seri Jepang 1-1 dan menang di dua laga fase grup berikutnya. Mereka pun lo­los ke perempat final juga deng­an status tak terkalahkan dan berharap bisa melangkah lebih jauh di keikutsertaannya yang ketiga ini.

Yordania ditinggal empat pe­mainnya yang harus absen, ter­masuk Odai Al Saifi, yang men­cetak gol kemenangan kontra Suriah. Toh, kondisi ini tak membuat Al-Nashama pesimis melakoni laga perempat final kedua mereka dengan baik.

Pada partai lainnya hari ini, Jepang akan bertemu Qatar di Al Gharafa Stadium. Pertandingan ini digelar sebelum partai Uzbekistan melawan Yordania.

Sementara itu, dua negara bertetangga Irak-Iran lolos ke perempat final Piala Asia 2011. Keduanya meraih kemenangan atas lawan-lawannya di laga ter­akhir grup D pada Kamis (20/1).

Iran, yang sudah dipastikan lo­los karena mengemas dua ke­menangan, membantai Uni Emi­rat Arab tiga gol tanpa balas, ma­sing-masing oleh Arash Afshin pa­­da menit 70, Mohammad Nouri (83’), serta gol bunuh diri pe­­main UEA Walid Abbas di ma­sa injury time. Sedangkan Irak meraih tiga poin krusial se­telah menang tipis 1-0 atas Korea Utara berkat gol Karrar Jassim Mohammed di menit 22.

Irak bertemu juara grup C Aus­tralia di perempat final. Se­mentara Iran disambut lawan tangguh Korea Selatan, yang masuk empat besar pada Piala Dunia 2002. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA