1.500 Ekshibitor Siap Berpartisipasi di TEI 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Kamis, 01 Oktober 2026, 14:27 WIB
1.500 Ekshibitor Siap Berpartisipasi di TEI 2026
Konferensi Pers Technical Meeting TEI ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu 30 September 2026. (Foto: Humas Kementerian Perdagangan)
Kecil Besar
rmol news logo Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, telah menjaring antusiasme yang tinggi dari buyer internasional dan pelaku usaha lokal. 

Hingga 29 September 2026, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk hadir di TEI 2026. Sementara itu, 1.533 pelaku usaha Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), telah mendaftar sebagai ekshibitor per 25 September 2026.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Fajarini Puntodewi mengatakan, Kemendag menggelar TEI 2026 sebagai momentum strategis mempertemukan produk dan pelaku usaha Indonesia dengan pasar global.

"Banyaknya negara asal buyer dan ekshibitor yang mendaftar jelang TEI 2026, menunjukkan tingginya minat pelaku usaha mancanegara dan lokal untuk bertemu di platform business-to-business (B-to-B)," kata Puntodewi pasca-Konferensi Pers Technical Meeting TEI ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu kemarin, 30 September 2026.

Puntodewi mengungkapkan, hingga 29 September 2026, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk hadir di TEI 2026. Sementara itu, 1.533 pelaku usaha Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), telah mendaftar sebagai ekshibitor per 25 September 2026.

“Kami harap, TEI 2026 semakin membuka peluang pelaku usaha Indonesia untuk 
masuk ke pasar global, membuka pasar baru, dan memperluas jejaring bisnis,” kata Puntodewi.

Ia mencatat, buyer asing terbanyak berasal dari India, diikuti Tiongkok, Nigeria, Malaysia, dan Mesir. 

Tingginya partisipasi buyer tersebut tidak terlepas dari dukungan aktif Kedutaan Besar RI (KBRI), Konsulat Jenderal RI (KJRI), serta perwakilan perdagangan (perwadag) RI dalam memperluas jejaring serta menjaring buyer potensial dari berbagai negara.

Sementara itu, para ekshibitor lokal tersebar dalam lima zona produk. Pada Zona Food, Beverage, and Agriculture Products terdapat 754 ekshibitor; Fashion and Handicraft 448 ekshibitor; dan Manufactured Products and Services 183 ekshibitor. 

Selanjutnya, di Zona Furniture and Home Decor terdapat 85 ekshibitor dan Industrial Estate 63 ekshibitor.

“Komposisi ekshibitor menunjukkan keberagaman produk dan jasa yang Indonesia tawarkan kepada para buyer," katanya. 

Adapun pada tahun ini, gelaran TEI mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, yang menempati area pameran seluas 16.656 meter persegi.

Penyelenggaraan TEI 2026 menargetkan potensi transaksi sebesar USD 17,5 miliar, dengan sekitar 1.500 ekshibitor dan 30.000 pengunjung. TEI 2026 juga diarahkan untuk membuka peluang investasi dan kerja sama bisnis. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA