Musibah ini menelan empat korban jiwa dan menyebabkan satu orang luka-luka. Korban jiwa yang telah teridentifikasi yakni Rini Astuti (68), Reza Ponti Wicaksana (30), Sugi Hartono (77), dan satu penghuni yang belum teridentifikasi identitasnya.
Sementara korban luka-luka atas nama Gabriel (25) dilarikan ke Rumah Sakit Tebet untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal mengungkapkan, amukan si jago merah pertama kali disadari oleh penghuni sekitar pukul 03.15 WIB setelah mendengar teriakan panik.
"Sekitar pukul 03.15 WIB saksi mendengar suara teriakan kebakaran dari kos sebelah dan melihat asap mulai masuk ke dalam kamar," ujar Asril.
Penghuni yang panik berhamburan keluar bangunan untuk menyelamatkan diri. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, percikan api diduga berasal dari area bawah tempat usaha mesin fotokopi akibat korsleting listrik.
"Dugaan awal api berasal dari bagian bawah ruang mesin fotokopi di area kos tersebut akibat arus pendek," jelasnya.
Guna memadamkan kobaran api yang membesar, Dinas Gulkarmat Jaksel menerjunkan 21 unit armada pemadam kebakaran beserta 86 personel ke lokasi kejadian. Petugas akhirnya berhasil menguasai situasi dan memadamkan api secara total pada pukul 06.40 WIB.
BERITA TERKAIT: