Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran standar keselamatan dalam operasional perusahaan angkutan umum tersebut.
Menteri Perhubungan Duddy Purwagandhi menyampaikan bahwa audit tidak hanya berfokus pada satu aspek, tetapi mencakup seluruh elemen perusahaan, mulai dari operasional, aspek teknis kendaraan, hingga sumber daya manusia.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai secara menyeluruh bagaimana perusahaan menjalankan layanan kepada publik serta apakah seluruh prosedur keselamatan telah dipatuhi dengan benar.
"Kemarin kami sudah mulai melakukan audit investigasi kepada perusahaan taksi hijau yang kemarin terlibat dalam kecelakaan khususnya di pool. Di mana taksi tersebut base atau ditempatnya. Jadi audit investigasi yang kami lakukan meliputi seluruh aspek baik itu aspek operasional, aspek teknis, kemudian juga sumber daya manusia dan ini masih berlangsung.” ujar Duddy kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Rabu 29 April 2026.
Duddy menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Apabila dalam proses audit ditemukan pelanggaran yang bersifat serius, Kemenhub tidak akan ragu untuk menjatuhkan tindakan atau sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Hasil dari audit investigasi tersebut nantinya akan diumumkan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan. Pemerintah menekankan bahwa evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan standar keselamatan transportasi umum tetap terjaga.
BERITA TERKAIT: