Panitia pelaksana telah mempersiapkan berbagai fasilitas, termasuk homestay dan penginapan, untuk menampung para pengunjung. Selain itu, mereka juga telah memperluas area sholat untuk meningkatkan kenyamanan jamaah.
Keindahan alam yang memukau ini membuat warga dari berbagai daerah datang untuk melaksanakan ibadah dan menikmati pemandangan yang luar biasa.
"Pemandangan dari sini sangat istimewa, perpaduan antara kekhusyukan ibadah dan keindahan alam ciptaan Tuhan," ungkap Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalikajar, Wachid dikutip
Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 20 Maret 2026.
Lokasi ini juga menjadi destinasi yang populer untuk melaksanakan ibadah Salat Idulfitri, terutama karena keindahan alamnya dan udara yang sejuk. Selain itu, Desa Butuh juga menawarkan kuliner khas, seperti kopi Garung, yang dapat dinikmati oleh pengunjung.
Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Abdul Aziz Ma’arif yang akan menyampaikan khutbah dengan pesan spiritual tentang makna kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.
Camat Kalikajar, Aldhiana, menegaskan, pihaknya juga turut mendorong warganya untuk berperan aktif dalam menyambut tamu dan wisatawan dengan sikap ramah, menjaga kebersihan lingkungan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kami mengimbau seluruh jamaah Salat Id untuk datang lebih awal dan tidak memaksakan masuk ketika portal sudah ditutup demi menjaga kekhusyukan ibadah," ujarnya.
BERITA TERKAIT: