Kemendikdasmen Sambut Baik Kerja Sama Pendidikan Karakter AWKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 14 Maret 2026, 04:23 WIB
Kemendikdasmen Sambut Baik Kerja Sama Pendidikan Karakter AWKI
Kunjungan AWKI ke Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2026. (Foto: Dokumentasi AWKI)
rmol news logo Proposal kerja sama Festival Film Kebangsaan yang diajukan Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendapat respons positif.

Secara prinsip, usulan tersebut telah diterima dan saat ini menunggu tindak lanjut pembahasan di internal kementerian.

Ketua Umum AWKI Robertus Rani Lopiga mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan penanggung jawab (PIC) untuk membahas lebih lanjut rencana kerja sama tersebut.

“Secara garis besar proposal kami diterima dan kami sudah diberikan contact person atau PIC untuk melakukan pembahasan lebih lanjut,” kata Robertus dalam kegiatan di Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut dia, pihak Kemendikdasmen masih akan menyampaikan rencana kerja sama tersebut kepada pimpinan sebelum masuk ke tahap pembahasan lanjutan, termasuk rencana audiensi antara AWKI dan kementerian.

“Selanjutnya Ibu Rusprita akan melaporkan dulu kepada Sekjen Kemendikdasmen, termasuk terkait rencana audiensi dan permohonan izin penggunaan logo Tut Wuri Handayani dalam kegiatan kami,” ujarnya.

Robertus menambahkan, saat ini AWKI masih menunggu respons lanjutan dari Kemendikdasmen terkait bentuk kerja sama yang akan dijalankan.

“Untuk bentuk kerja samanya seperti apa nanti akan dibahas lebih lanjut. Saat ini bolanya ada di pihak dinas dan kami tinggal menunggu respons atau hasilnya yang akan disampaikan melalui PIC yang sudah diberikan kepada kami,” jelas Robertus.

Dalam kesempatan yang sama, Robertus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor usaha untuk memperkuat karakter generasi muda Indonesia.

Menurutnya, pembangunan karakter merupakan fondasi utama untuk melahirkan generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman, termasuk dalam dunia kewirausahaan.

“Karakter adalah fondasi utama. Kalau generasi muda memiliki karakter yang kuat, mereka akan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketika terjun menjadi wirausaha,” ungkapnya.

Dia menilai sinergi antara pendidikan dan dunia usaha penting untuk menanamkan nilai kerja keras, kejujuran, serta tanggung jawab kepada generasi muda sejak dini.

“Kami ingin generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” jelasnya lagi.

Kedatangan Robertus didampingi Wasekjend II AWKI Rezye Abet Sanjaya, Ketua Bidang Kreatif AWKI Ferdin Boy, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Rosid Hidayat, Ketua Bidang Pengembangan Usaha Tri Wiyadi dan Ketua Tim IT FFK 2026 Agus Prianto.

Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen Rusprita Putri Utami menyambut baik upaya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kewirausahaan, dalam memperkuat pendidikan karakter.

Menurut Rusprita, penguatan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Dia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat dan siap berkontribusi bagi bangsa.

“Penguatan karakter menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar mereka mampu menghadapi tantangan masa depan dengan sikap yang kritis, mandiri, dan berintegritas,” ujar Rusprita. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA