Menurutnya, langkah ICMI Orda Kota Bogor dalam mengemas kegiatan keagamaan dengan sentuhan ekonomi kreatif adalah model syiar yang bagus bagi masyarakat modern.
Hadir dalam pembukaan BIIFest di Botani Square, pada Jumat 20 Februari 2026, Zakiyah menyebut festival ini bukan sekadar acara rutin, melainkan bukti nyata kehadiran cendekiawan muslim dalam merangkul UMKM lokal.
Zakiyah menilai rangkaian acara mulai dari workshop tematik hingga pembagian takjil sangat inklusif dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Kemudian adanya booth-booth produk lokal (UMKM) menunjukkan bahwa ICMI memiliki kepedulian tinggi terhadap perputaran ekonomi di Kota Bogor.
Mengingat dampak positifnya, Zakiyah mendorong agar kegiatan ini dipublikasikan secara maksimal agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh warga Bogor.
"ICMI telah membuktikan bahwa kegiatan yang baik, jika dikelola dengan profesional seperti ini, akan menarik minat masyarakat luas," ujar Zakiyah dalam keterangan tertulis, Minggu 1 Maret 2026.
Sebagai bentuk dukungan program-program ICMI ke depan, Zakiyah secara terbuka menawarkan fasilitas Gedung DPRD untuk digunakan sebagai ruang publik.
"Kami di DPRD sangat terbuka untuk kolaborasi. Gedung DPRD sekarang adalah rumah rakyat, jadi sangat bisa dimanfaatkan oleh ICMI untuk kegiatan-kegiatan positif, baik itu edukasi maupun pemberdayaan UMKM," tambahnya.
Melalui sinergi ini, Zakiyah berharap BIIFest menjadi momentum awal bagi kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, legislatif, dan organisasi masyarakat dalam menciptakan Kota Bogor yang religius sekaligus mandiri secara ekonomi.
BERITA TERKAIT: