Meskipun sebagian besar kekayaan negara tersebut telah berpindah tangan, Irfan mengakui masih terdapat sejumlah aset yang hingga kini belum diserahkan secara resmi, sehingga koordinasi intensif dengan pihak Kementerian Agama (Kemendag) tetap dilakukan untuk menuntaskan hal tersebut.
Dalam penjelasannya di Gedung DPR baru-baru ini, , Irfan menyoroti enam aset berskala besar yang masih dikelola oleh Kementerian Agama, di antaranya Wisma Haji di Jalan Jaksa, Perumahan Haji di Ciracas, serta Wisma Haji di Ciloto.
Selain itu, ia menduga masih ada berbagai aset kecil lainnya yang akan segera diidentifikasi oleh pihak Kementerian Haji dalam waktu dekat.
"Jadi amanat undang-undang itu semua aset yang terkait haji harus dialihkan ke Kementerian Haji. Banyak yang sudah dialihkan, tapi juga ada beberapa yang belum teralihkan. Sehingga kita akan tetap komunikasi dengan Kementerian Agama," ujar Irfan, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 12 Februari 2026.
Meski demikian, Irfan memastikan bahwa kantor di kawasan Thamrin sudah mulai dibagi penggunaannya.
Saat ini, kedua kementerian tersebut masih berbagi gedung yang sama, namun wewenang pengelolaan sepenuhnya berada di bawah kendali Kementerian Haji.
Luas area yang digunakan pun direncanakan akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah personel di kementerian baru tersebut.
'Tapi secara umum sebagian juga sudah kita alihkan ke Kementerian Haji. Termasuk kantor yang di Thamrin. Sudah ada pembagian kavling antara Kementerian Haji dan Kementerian Agama," jelasnya.
"Masih satu gedung (Kemenag dan Kementerian Haji). Tapi kepenguasaannya, pengelolaannya di Kementerian Haji. Dan nanti seiring dengan bertambahnya personelnya dari Kementerian Haji, tentu akan kita tambah lagi penggunaannya," sambung Irfan.
Terkait detail teknis penggunaan ruang kerja, Irfan menyebutkan bahwa dari total 20 lantai yang tersedia di gedung eks-Kemenag tersebut, pihaknya baru mengoperasikan 7 lantai.
Ia menegaskan bahwa ekspansi ke lantai-lantai lainnya akan dilakukan secara otomatis begitu kebutuhan pegawai Kementerian Haji bertambah di masa mendatang.
"Sekarang ini kita baru menggunakan 7 dari 20 lantai. Nanti kalau kita sudah bertambah pegawainya, kita akan bertambah juga lantai yang kita pakai,' imbuhnya.
BERITA TERKAIT: