Demikian antara lain disampaikan Ketua Ikatan Guru Indonesia Sulawesi Barat Sutikno saat membuka Pelatihan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) yang diselenggarakan di MAN 1 Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
“Anak-anak Indonesia harus bisa bernalar dengan baik. Tugas guru terutama guru kelas di sekolah dasar adalah mengajarkan siswa mampu bernalar dengan baik melalui pembelajaran matematika dan membaca,” tegas Sutikno dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Pelatihan Gernas Tastaka diselenggarakan secara intensif selama 6 hari mulai 2-7 Maret 2026. Kegiatan diikuti sekitar 50 guru SD dan Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan ini melibatkan Dinas Pendidikan Mamuju, Dinas Pendidikan Sulbar, Kanwil Kementerian Agama Sulbar, Bank Indonesia Sulbar, dan Ikatan Guru Mata Pelajaran Matematika (IGMP).
Ditegaskan Sutikno, pelatihan matematika yang diselenggarakan kali ini fokus mengajari para guru bagaimana cara mengajarkan matematika kepada siswa dengan baik. Pedagogi khusus matematika harus diberikan secara lebih spesifik dengan pendekatan yang benar.
Di tingkat sekolah dasar, pendekatan pembelajaran paling tepat yaitu konkret-gambar-abstrak.
"Guru harus bisa menggunakan pendekatan konkret-gambar-abstrak dengan benar. Sebab siswa sekolah dasar tidak bisa memahami hal-hal abstrak secara langsung. Karena itu guru harus membangun nalar siswa melalui hal-hal yang lebih konkret,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari Yayasan Penggerak Indonesia Cerdas Dhitta Puti Sarasvati senang dengan antusiasme guru di Mamuju dalam mengajarkan matematika.
“Jika gurunya antusias, siswa akan termotivasi untuk belajar matematika lebih antusias dan menyenangkan. Pada dasarnya siswa itu anak-anak cerdas. Jika guru mampu mengajarkan matematika dengan benar, siswa akan memiliki kemampuan bernalar dengan baik, “ tegasnya.
“Dalam pelatihan intensif ini, setiap guru akan diberi pendidikan bagaimana prinsip-prinsip belajar matematika dengan benar agar di setiap kelas matematika tercermin kegiatan pembelajaran matematika,” katanya.
Dengan pemahaman matematika yang baik, siswa akan mampu berpikir lebih kritis, logis dan sistematis. Siswa juga diajarkan berpikir
problem solving agar mampu memecahkan berbagai masalah dalam matematika.
"Kelak kemampuan ini akan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemahiran bermatematika juga melatih kemampuan berpikir analitik," tutupnya.
BERITA TERKAIT: