Cerita Sore di Bandung: Ke Mana Kaki Melangkah Saat Menunggu Bedug?

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/ananda-gabriel-5'>ANANDA GABRIEL</a>
OLEH: ANANDA GABRIEL
  • Jumat, 06 Februari 2026, 09:17 WIB
Cerita Sore di Bandung: Ke Mana Kaki Melangkah Saat Menunggu Bedug?
Taman Alun-Alun Bandung. (Foto: bandung.go.id)
RMOL Bulan suci Ramadan selalu sukses menyulap Kota Bandung menjadi lebih istimewa. Selain fokus menjalankan ibadah, tradisi mencari momen seru sore hari alias ngabuburit sudah menjadi agenda wajib tahunan di sini.

Baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang singgah, Bandung menawarkan segudang opsi menarik yang memadukan kreativitas kuliner, pesona alam, hingga kemegahan arsitektur religius.

Bagi Anda yang bingung menentukan tujuan, kami telah merangkum destinasi terbaik yang populer dan teruji untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa.

1. Jalan Cibadak dan Lengkong Kecil

Bagi pencinta kuliner yang menjadikan ngabuburit sebagai ajang "balas dendam" yang manis, Jalan Cibadak dan Lengkong Kecil adalah dua poros utama yang wajib dikunjungi.
Jalan Cibadak, yang sudah melegenda sebagai pusat kuliner malam, bertransformasi menjadi arena perburuan takjil yang meriah saat Ramadan tiba.

Di sini, Anda bisa menemukan perpaduan unik antara jajanan pasar tradisional hingga hidangan Tionghoa-Indonesia yang menggugah selera.

Namun, jika Anda mencari suasana yang lebih kekinian alias hype di kalangan Gen Z, cobalah melipir ke kawasan Lengkong Kecil.

Sering disebut sebagai surga street food baru, kawasan ini dipenuhi tenda-tenda yang menawarkan aneka grill, steak kaki lima, hingga dimsum dengan suasana open-air yang hidup dan menyenangkan.

2. Masjid Al Jabbar

Tak lengkap rasanya bicara Ramadan di Bandung tanpa menyebut ikon wisata religi barunya, Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage.

Sejak dibuka, masjid ini langsung menjadi magnet utama wisatawan karena arsitekturnya yang memukau seolah terapung di atas danau buatan.

Menghabiskan sore di selasar masjid yang luas sembari menunggu azan Magrib memberikan pengalaman spiritual yang megah sekaligus menenangkan.

3. Alun-alun Bandung

Jika ingin suasana yang lebih merakyat dan komunal di pusat kota, Alun-Alun Bandung dan Masjid Raya di Jalan Asia Afrika tetap menjadi juara.

Lapangan rumput sintetisnya selalu ramai oleh warga yang duduk santai atau mengaji, menciptakan nuansa kebersamaan yang sangat kental khas masyarakat urban Bandung.

4. Jalan Braga


Bagi Anda yang lebih menyukai estetika kota tua atau sekadar ingin berjalan santai menikmati suasana, kawasan Jalan Braga dan Cihapit menawarkan pengalaman berbeda.


Jalan Braga dengan deretan bangunan art deco klasiknya sangat cocok untuk Anda yang hobi fotografi atau sekadar ingin menikmati suasana "Eropa-nya Bandung" sembari menanti waktu berbuka di kafe-kafe legendaris sekitarnya.


5. Kawasan Cihapit


Sementara itu, kawasan Cihapit hadir bagi mereka yang mencari sisi otentik dan "nyeni" lewat gang-gang yang dipenuhi toko kelontong tua serta kedai kopi unik kelolaan anak muda kreatif.


6. Tahura Djuanda


Terakhir, bagi keluarga yang ingin menepi sejenak dari hiruk-pikuk kemacetan, opsi wisata alam terbuka bisa menjadi pilihan penyegar jiwa.


Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda di Dago Pakar menawarkan udara sejuk hutan pinus yang cocok untuk jogging ringan atau sekadar menghirup oksigen murni sebelum berbuka.


7. Kiara Artha Park


Alternatif lainnya adalah Kiara Artha Park yang lebih modern dengan sajian atraksi air mancur menarinya. Saat senja turun, lampu-lampu taman akan menyala cantik, menciptakan latar belakang fotogenik yang sempurna untuk menutup hari.


Bandung memang tidak pernah kehabisan cara untuk memanjakan warganya. Dari keramaian pasar kaget hingga ketenangan masjid terapung, setiap sudut kota ini punya cerita. Selamat menjelajah dan menikmati hangatnya senja Ramadan di Kota Kembang!


EDITOR: REDAKTUR 01

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA