Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 5 Februari 2026. Menurutnya, struktur baru berupa Direktorat Jenderal Pondok Pesantren saat ini tengah dalam proses dan akan segera disahkan oleh Presiden.
“Selama ini pesantren hanya dikelola oleh direktorat di bawah Pendidikan Islam. Ke depan, akan langsung dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal agar pelayanan terhadap pesantren lebih maksimal,” jelas Menag.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendidikan pesantren, sejalan dengan rencana pemerintah yang menargetkan Ditjen Pesantren mulai efektif beroperasi pada 2026 guna meningkatkan pembinaan dan pelayanan pesantren secara lebih terfokus.
Dalam kesempatan yang sama, Menag juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp75 juta untuk pengembangan Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung perguruan tinggi berbasis pesantren agar terus berkembang dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi civitas akademika Universitas Islam KH. Ruhiat serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung dalam mencetak generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
BERITA TERKAIT: