Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan tidak ada lagi titik genangan hingga Minggu pagi, pukul 08.00 WIB.
Genangan sebelumnya muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan kenaikan status Pos Pantau Angke Hulu ke level Waspada atau Siaga 3. Kondisi tersebut memicu limpasan air di sejumlah kawasan Jakarta.
BPBD DKI Jakarta menyebut surutnya genangan merupakan hasil kerja kolaboratif lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, serta PPSU kelurahan mengerahkan personel dan peralatan pendukung di lapangan.
Sejumlah pompa mobile dioperasikan untuk menyedot genangan sekaligus memastikan fungsi saluran air berjalan optimal. Upaya ini juga melibatkan unsur masyarakat, mulai dari RT/RW, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga tokoh masyarakat setempat.
BPBD DKI Jakarta tetap mengimbau warga agar waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama jika hujan lebat kembali terjadi. Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.
BERITA TERKAIT: