GoPay Klaim Edukasi 'Judi Pasti Rugi' Jangkau 60 Juta Orang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yudhistira-wicaksono-1'>YUDHISTIRA WICAKSONO</a>
LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO
  • Kamis, 29 Januari 2026, 21:43 WIB
GoPay Klaim Edukasi 'Judi Pasti Rugi' Jangkau 60 Juta Orang
Head of Gopay Wallet, Kelvin Timotius di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Januari 2026. (Foto: RMOL/Yudhistira Wicaksono)
rmol news logo Gerakan edukasi “Judi Pasti Rugi” yang diinisiasi GoPay bersama Kementerian Komunikasi dan Digital telah menjangkau sekitar 60 juta orang di seluruh Indonesia. 

Program ini digelar secara luring dan daring selama delapan bulan, menempuh perjalanan 60.000 kilometer ke 66 kota.

Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius, mengatakan dampak kampanye terlihat dari tingginya partisipasi publik, baik di lapangan maupun di media sosial.

“Dari sisi digital, jangkauan kami juga ratusan ribu follower di Instagram dan TikTok. Edukasi ini terus kami suarakan,” ujar Kelvin usai acara ‘Judi Pasti Rugi: Perjalanan Lintas Nusantara Berantas Judi Online’ di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, banyak testimoni penyintas judi online dengan kerugian bervariasi, bahkan ada yang mencapai Rp800 juta. Mayoritas korban awalnya sempat menang, sebelum akhirnya terjebak sistem permainan berbasis algoritma yang membuat mereka terus kalah.

“Di situ kami tekankan bahwa judi pada dasarnya adalah penipuan. Judi itu pasti rugi,” kata dia.

Terkait penanganan pemain yang ingin berhenti, Kelvin menyebut GoPay membuka kanal pengaduan melalui situs dan media sosial. Laporan akan ditindaklanjuti dan diarahkan ke praktik terbaik, termasuk rujukan medis bila diperlukan.

“Cara paling bagus untuk menang adalah berhenti,” tegasnya.

Kampanye ini dimulai sejak Oktober 2024 dan akan terus berlanjut melalui edukasi digital seperti media sosial, podcast, serta undangan ke kantor-kantor perusahaan. Meski belum ada rencana tur kota tambahan tahun ini, GoPay memastikan pesan anti-judi online tetap digencarkan secara berkelanjutan.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA