“TNI siap kapanpun dibutuhkan. Prinsipnya, gajah tidak disakiti dan masyarakat merasa aman,” ujar Pangdam Kristomei dikutip dari
Kantor Berita RMOLLampung, Minggu, 25 Januari 2026.
Personel TNI siap memberikan berbagai dukungan, mulai dari karya bakti pembangunan infrastruktur hingga patroli bersama secara humanis.
TNI juga sudah terlibat dalam dialog bersama pemerintah daerah dan masyarakat desa penyangga untuk menyatukan langkah mitigasi konflik antara gajah dan manusia yang selama ini kerap terjadi.
“Dialog hari ini tujuannya bersatu dalam mitigasi konflik gajah dan manusia. Ada sejumlah permintaan dan partisipasi dari masyarakat, TNI siap membantu sesuai kebutuhan dalam koordinasi bersama Pemda,” jelasnya.
“Ke depan akan ada
feasibility study. Kami siap membantu sesuai peran TNI yang bisa dilibatkan. Kami punya batalyon teritorial pembangunan yang posisinya dekat dengan TNWK. Itu bisa diperbantukan," tandasnya.
BERITA TERKAIT: