Menurut Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB kemarin. Korban diketahui hendak kembali menuju dermaga, setelah mengantarkan ABK ke kapalnya yang sedang bersandar di tengah laut.
"Jadi korban yang teridentifikasi bernama Mat Rakim dinyatakan hilang saat tengah perjalanan hendak kembali, namun perahunya menabrak dermaga. Peristiwa itu, kemudian dilaporkan oleh saksi yang mengetahui kejadian kepada kelompok nelayan Lumpur," ujar Sukardi dikutip
Kantor Berita RMOLJatim, Selasa malam, 6 Januari 2026.
Selanjutnya, dikatakan Sukardi pihak keluarga bersama kelompok nelayan melakukan pencarian dengan menyisir lokasi kejadian. Namun, hingga malam hari tidak menemukan keberadaan korban.
"Dalam pencarian hari ini, tim gabungan mengerahkan tiga perahu karet dan kapal boat yang terbagi menjadi tiga SRU. Kami berharap kondisi cuaca baik, sehingga korban bisa segera diketemukan," tegasnya.
Ia menambahkan, bahwa korban yang merupakan warga Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik. Ia memiliki riwayat penyakit lambung, sehingga ada dugaan korban hilang disebabkan penyakitnya kambuh saat beraktivitas di laut.
"Peristiwa itu juga terekam di CCTV yang ada di kawasan pelabuhan Gresik, menunjukkan adanya kejanggalan pada perahu milik korban. Dalam rekaman, perahu tampak melaju kencang menuju ke arah daratan atau dermaga nelayan tanpa ada orang yang mengemudikan," jelasnya.
Terpisah, Lurah Lumpur Eka Prapangasta Widya Darma membenarkan adanya kejadian yang menimpa salah seorang warganya.
“Benar ada warga kami bernama Mat Rakim yang hilang di laut usai mengantarkan orang ke kapal,” ucap Eka.
"Korban sehari-hari memang bekerja sebagai penyedia jasa antar jemput anak buah kapal (ABK), semoga segera ditemukan," pungkas dia.
BERITA TERKAIT: