Menteri Sosial Saifullah Yusuf berujar, ada 730 titik lumbung sosial diresmikan di seluruh wilayah Indonesia. Sementara Kabupaten Kediri menjadi titik yang ke-730.
"Ini adalah ke-730.
Alhamdulillah mudah-mudahan lumbung sosial ini bisa dimanfaatkan dengan baik jika terjadi bencana, mudah-mudahan tidak terjadi bencana," kata Mensos saat peresmian lumbung sosial di Balai Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu, 1 Desember 2025.
Secara keseluruhan, 730 lumbung sosial dengan anggaran Rp42 miliar. Di Jawa Timur ada 53 titik lumbung dengan anggaran Rp18 miliar. Sementara khusus di Kediri ada dua titik lumbung sosial dengan anggaran Rp486 juta.
Untuk di Kabupaten Kediri, lumbung sosial ada di Desa Blimbing, Kecamatan Mojo dan Desa Maron, Kecamatan Banyakan. Barang-barang yang ada di lumbung sosial terdiri atas 1.000 paket makanan siap saji, 200 paket
kids ware, 130 selimut A2023, 70 lembar selimut 2024, 150 paket
family kit, 200 lembar kasur, 16 paket peralatan dapur keluarga 2022, 84 peralatan dapur keluarga 2024, 10 unit tenda keluarga portabel, 100 paket sandang bayi, hingga 100 lembar tenda gulung.
Sementara itu, penggunaan lumbung sosial harus melalui prosedur yang berlaku, yakni penetapan daerah bencana oleh kepala daerah. Untuk saat ini, penyerahan lumbung sosial yang sudah didirikan oleh Kemensos mencapai 87 persen.
"Kalau terjadi bencana, kemudian Pak Bupati menetapkan daerah sini adalah daerah bencana, baru di sini ada masa kedaruratan dan (lumbung sosial) bisa keluar," jelas Mensos sebagaimana dikutip dari
Kantor Berita RMOLJatim.
BERITA TERKAIT: