Mereka berasal dari Desa Negararatu, Natar, Lampung Selatan, yaitu Nur Ihwan Abadi selaku Ketua presidium Aqsa Warking Group (AWG) dan Nuhadis wartawan, kantor berita
MINA.
Nur Ikhwan Abadi, sebelumnya pernah bergabung dalam misi kemanusiaan Freedom Flotilla kapal Mavi Marmara pada tahun 2010.
Nurhadis, saat dikonfirmasi melalui sambungan pesan Whatsapp, dia mengatakan saat telah bergabung dengan para relawan kemanusian di Istanbul, Turki dan siap berlayar menyalurkan bantuan untuk rakyat Gaza Palestina.
"Kita posisi sudah di Istanbul, dan telah bergabung dengan para relawan, misi kemanusian tergabung dalam Freedom Flotilla Coalition (FFC) menyalurkan bantuan untuk rakyat Gaza Palestina," kata Nurhadis dikutip
Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (19/4).
Dia menjelaskan, dalam misi tersebut dari perwakilan Indonesia sebenarnya mendapatkan jatah, 10 orang relawan. Namun hanya 6 orang relawan sudah bergabung di Istanbul dan siap untuk berlayar menggunakan beberapa kapal membawa 5.500 ton bantuan kemanusiaan.
"Sebenarnya, dari Indonesia dapat jatah sepuluh orang relawan namun empat orang batal, sehingga ada enam orang relawan dari Indonesia yang ikut bergabung dalam misi FFC ini. Dan rencananya akan berlayar, pada 21 April 2024 mendatang," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: