Idul Adha
Dimensy.id Mobile
Selamat Idul Adha Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Kecamatan dan Desa di Banyuwangi Serentak Fasilitasi Pasar Takjil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Jumat, 24 Maret 2023, 03:43 WIB
Kecamatan dan Desa di Banyuwangi Serentak Fasilitasi Pasar Takjil
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau salah satu pasar takjil di Kecamatan Banyuwangi yang digelar secara serentak/Ist
rmol news logo Bulan suci Ramadhan 1444 hijriah tahun ini, Kecamatan dan Desa di Kabupaten Banyuwangi secara serentak memfasilitasi pasar takjil. Sehingga, banyak ditemui di berbagai tempat untuk berburu hidangan berbuka.

Mulai hari pertama puasa, pasar-pasar takjil digelar di berbagai desa dan kelurahan di Banyuwangi. Aneka makanan dijual di berbagai pasar takjil, yang dikemas dalam ‘’Ramadan Street Food Festival’’.

Banyaknya pasar musiman ini, diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi kerakyatan, khususnya sektor kuliner. Bahkan, hingga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Banyuwangi.

“Ini juga upaya melestarikan produk kuliner lokal. Selain menumbuhkan ekonomi, kita juga kembangkan kuliner khas Banyuwangi agar tidak punah. Makanya, yang dijajakan di sini kita utamakan kue dan masakan khas Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Ramadhan Street Food Festival di jalan Letjen Sutoyo, Banyuwangi, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (23/3).

Di Jalan Letjen Sutoyo menyediakan beraneka kuliner, mulai makanan khas Banyuwangi, seperti kopyor roti dan pisang precet, hingga minuman dan makanan kekinian. Masyarakat dapat dengan mudah mencari makanan-makanan favorit pembatal puasa sembari jalan-jalan menunggu waktu berbuka.

280 pedagang tercatat membuka lapak di ruas jalan tersebut. Menjajakan aneka makanan - minuman yang biasa disediakan untuk takjil. Mulai makanan ringan seperti kolak, patola, hingga aneka makanan berat.

Selain di Jalan Letjen Sutoyo, pasar takjil juga digelar di kawasan Banyuwangi kota seperti di Terminal Pariwisata Terpadu, Kelurahan Karangrejo, dan beberapa titik lainnya.

Di Terminal Pariwisata Terpadu, Kelurahan Sobo, tidak hanya menggelar pasar takjil, tapi juga digelar pertunjukan kesenian budaya. "Kami juga menggelar berbagai lomba untuk menarik minat masyarakat," kata Lurah Sobo, Yudi kepada Bupati Ipuk secara virtual, saat pembukaan Banyuwangi Ramadan Street Food Festival.

Bergeser ke arah selatan dari pusat Kota Banyuwangi, di Kecamatan Rogojampi pasar takjil digelar di depan Masjid Baiturrahman. Salah satu lokasi, dari total 5 pasar takjil di kecamatan tersebut.

"Terdapat lima titik pasar takjil yang digelar di Rogojampi. Kami bekerjasama dengan Kapolsek dan kepala desa untuk memfasilitasi pasar takjil ini agar dilaksanakan secara tertib dan aman," kata Camat Rogojampi, Hartono.

Bupati Ipuk menambahkan, pasar takjil Ramadan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Sekaligus media merajut harmoni dalam masyarakat.

“Di pasar takjil masyarakat yang membutuhkan makanan dapat bertemu dengan para pedagang. Sehingga antara supply dan demand bisa terjaga. Harapannya lewat kegiatan ini inflasi selama Ramadan bisa terus terjaga,” harap Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyempatkan menyapa secara virtual para pedagang pasar takjil di lokasi lain.

Ipuk berpesan agar para camat, kepala desa, dan lurah memastikan pelaksanaan pasar takjil di wilayahnya berjalan tertib. “Atur dengan baik. Pastikan makanannya bersih dan sehat. Juga kontrol ketertiban dan kebersihannya. Jangan sampai acaranya lancar, tapi menimbulkan sampah dimana-mana,” kata Ipuk.

Ipuk juga meminta agar dinas terkait memanfaatkan momentum pasar takjil ini, untuk jemput bola pelayanan publik.

“Dispenduk capil bisa berkoordinasi dengan para koordinator wilayah, untuk keliling melayani adminduk ke titik-titik pasar takjil. Jadi tidak hanya menyajikan kuliner, pasar takjil juga menjadi pusat layanan warga,” ungkap Ipuk.

Dalam momen tersebut, Ipuk juga menekankan kepada seluruh pedagang agar selalu menjaga kualitas dan higienitas produknya. “Kualitas bahan, pengolahan hingga penyajian harus diperhatikan. Pastikan kuliner yang dijual aman dan sehat,” pesan Ipuk.

Untuk memastikan hal tersebut, Laboratorium Kesehatan Daerah dan tiap puskesmas di wilayah terdekat akan turun memeriksa keamanan pangan di berbagai lokasi pasar takjil. rmol news logo article



EDITOR: IDHAM ANHARI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA