Hal tersebut disampaikan Walikota Bandung, Oded M Danial saat meninjau stasiun pengisian tabung oksigen, milik perusahan Samator Group, di Jalan Industri, Cicendo, Kota Bandung, Rabu (7/7).
Walikota mengatakan, peninjauan tersebut sebagai tindak lanjut dari isu langkanya oksigen di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung.‎
Dari laporan pihak perusahaan, permintaan tabung oksigen dari seluruh rumah sakit mitra perusahaan diklaim bisa dipenuhi.
"
Alhamdulilah, tadi saya dapat informasi,
insyaallah aman ke depannya karena semua mitra rumah sakit yang ada di Kota Bandung sudah terpasok semuanya. Aman dan cukup," jelas Oded diberitakan
Kantor Berita RMOLJabar.
Oded menuturkan, produksi pengisian tabung oksigen dalam sehari bisa memenuhi permintaan untuk tiga hari. Namun, dengan kondisi saat ini, sehari produksi hanya mampu memenuhi permintaan untuk satu hari.
"Karena musim Covid seperti ini bisa satu setengah hari, tapi
insyaallah mereka aman. Ada 4 pendistribusi di Kota Bandung, mereka saling melengkapi, kalau di sini kurang mereka cari di tempat lain, aman," tandasnya.
Sementara itu, Area Manager Samator Group, Chandra Subekti mengklaim pihaknya mampu melakukan pengisian 1.100 tabung oksigen dalam sehari. Jumlah tersebut mampu menutup semua kebutuhan dari rumah sakit.‎
"Kalau di cabang ini, kami produksi 1.100 tabung oksigen dengan berat 6 meter kubik. Untuk rumah sakit Kota Bandung rta-rata kami suplai
full untuk rumah sakit, untuk medikal," tegas Chandra.