KBM Tatap Muka Di Pesawaran Tunggu Persetujuan Wali Murid

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 28 Desember 2020, 16:41 WIB
KBM Tatap Muka Di Pesawaran Tunggu Persetujuan Wali Murid
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona/RMOLLampung
rmol news logo Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, masih menunggu surat persetujuan dari para wali murid terkait dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.  

"Kita sudah mensosialisasikan kepada seluruh wali murid terkait KBM tatap muka ini, dan kita juga sudah memberikan surat kepada wali murid, apakah mereka akan menyetujui KBM tatap muka di tahun depan atau belum," kata Dendi dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (28/12).

Dendi mengatakan, apabila lebih banyak wali murid yang tidak menyetujui KBM tatap muka, karena masih khawatir dengan penyebaran virus Covid-19. Maka akan diperpanjang KBM daring.

Menurutnya, pihaknya telah memiliki standar operasional (SOP) terkait KBM tatap muka di tengah pandemi yang di rencanakan dilaksanakan tahun depan.

"Jadi di setiap sekolah, pada awal tahun besok harus melakukan simulasi, terkait KBM tatap muka, baik itu mulai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP, lalu SMA yang menjadi kewenangan provinsi, saya berharap kalau bisa menyeragamkan dengan Kabupaten Pesawaran," jelasnya.

"Intinya kita akan mengikuti surat dari menteri pendidikan pada 2021 memperbolehkan KBM tatap muka, tapi kita masih menunggu dulu persetujuan dari para wali murid, percaya atau tidak mereka dengan pihak sekolah, apabila KBM tatap muka dilakukan," tegas dia.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Pesawaran, Romzan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke beberapa sekolah dalam rangka persiapan KBM tatap muka tahun 2021.

"Kalaupun itu disetujui oleh wali murid, pihak sekolah sudah siap dalam sarana dan prasarananya, mengingat saat ini masih dalam pandemi covid-19, pihak sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun, kemudian termhalgun, lalu di atur jam-jam masuk akan, sehingga tidak adanya penumpukan," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA