Penambahan ini terjadi lantaran ada akumulasi data dari satu laboratorium Rumah Sakit BUMN yang baru dilaporkan.
Begitu kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia seperti dikutip
Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (20/12).
"Total penambahan kasus positif sebanyak 1.899 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 703 kasus dari 1 laboratorium Rumah Sakit BUMN, 7 hari terakhir yang baru dilaporkan," ujarnya.
Sementara untuk
positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta capai 9,8 persen. Sedangkan untuk persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen.
Jumlah tersebut masih di atas yang telah ditetapkan standar WHO yakni persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
Pemprov DKI pun terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antar orang minimal 1,5 hingga 2 meter.
BERITA TERKAIT: