Untuk membantu seniman yang terdampak akibat pandemi, Gerakan TurunTangan bersama dengan Ballet.id dan Swargaloka kemudian menggelar sebuah pertunjukan tari secara daring.
Pertunjukan bertajuk "HOPE" itu telah sukses digelar pada Minggu (6/12) dan disiarkan secara live melalui aplikasi Zoom.
Terdapat 11 kota di empat negara yang menyaksikan pertunjukan tersebut, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, dan Nigeria. Bukan hanya menonton, mereka juga berkontribusi membantu para seniman terdampak.
Selama 120 menit, 11 penampil menunjukan bakatnya di hadapan para penonton. Dimulai dengan kolaborasi Ballet.id, Swargaloka, dan IDCO yang indah, kemudian dilanjutkan dengan One Dance Academy, In Motion, Abib Igal, dan Chakil Squad.
Penampilan dari TNR Dancespot, Kitapoleng, Domberai, Ballet Manula, Speranza Dance Indonesia, Leap of Dance, dan Bangkok City Ballet juga tidak kalah memukau.
Pertunjukan kemudian diakhiri dengan penampilan dari Manggolo Mudho.
Dalam keterangan tertulis Gerakan TurunTangan yang diterima
Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (7/12), pertunjukan itu merupakan kelanjutan dari beberapa program Seniman Bantu Seniman.
Program itu sebelumnya telah membagikan 1.000 paket sembako kepada seniman dan pemberian sejumlah dana kelola ke beberapa sanggar seni yang membutuhkan.
"Kami berharap dengan adanya pertunjukan tari secara daring ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap seniman serta dapat membangkitkan semangat para seniman untuk tetap berkarya meskipun dalam kondisi seperti ini," ujar Humas Gerakan TurunTangan, Khainisa Salsabila.
"Seluruh keuntungan dari pertunjukan ini akan diberikan kepada para seniman yang terdampak pandemi Covid-19," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: