UMKM Korban Demo Tolak Omnibus Law Bakal Dapat Bantuan Pemprov DKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Sabtu, 10 Oktober 2020, 15:44 WIB
UMKM Korban Demo Tolak Omnibus Law Bakal Dapat Bantuan Pemprov DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat meninjau lokasi kebakaran akibat demo penolakan Omnibus Law/Istimewa
Kecil Besar
rmol news logo Aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja pada Kamis kemarin (8/10) berujung pilu bagi sejumlah pengusaha kecil (UMKM). Mereka jadi korban aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh tersebut.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membantu para UMKM di Simpang Lima Senen agar bisa kembali berjualan. Hal ini dipastikan saat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengecek sejumlah fasilitas umum yang rusak di Jakarta.

Ariza, demikian dia biasa disapa, meninjau Halte Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat; Halte Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat; dan Halte Bundaran HI, Gondangdia, Jakarta Pusat. Terutama Halte Transjakarta dan Stasiun MRT Jakarta yang mengalami kerusakan usai aksi unjuk rasa.

Dalam peninjauan tersebut, Ariza memastikan seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta telah mulai membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas umum secara langsung usai kejadian unjuk rasa.

Sehingga, Ariza berharap sebagian halte yang mengalami kerusakan dapat kembali beroperasi pada Senin lusa (12/10), meski dalam keadaan darurat.

"Kami minta dalam waktu secepatnya bisa segera diperbaiki dan bagi yang rusak informasinya Senin sudah bisa beroperasi kembali. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama kita bisa memperbaikinya dan dapat berfungsi seperti sedia kala,” kata Ariza, Sabtu (10/10), dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Selain itu, Ariza menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan memberikan bantuan kepada pengusaha UMKM yang terdampak unjuk rasa di kawasan Simpang Lima Senen.

"Sedang kami cek ulang berapa kerugiannya dan berapa jumlah bantuan yang akan kami berikan untuk pedagang yang dirugikan akibat aksi pembakaran ini," jelasnya.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk berkolaborasi bersama, berpartisipasi membantu sesama yang dirugikan atas aksi pengrusakan dan pembakaran tersebut,” tutup Ariza. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA