Rayakan HUT Ke 75, RRI Gelar Ketoprak Dengan Lakon 'Sekartaji Bakul Jamu'

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Rabu, 09 September 2020, 20:53 WIB
Rayakan HUT Ke 75, RRI Gelar Ketoprak Dengan Lakon 'Sekartaji Bakul Jamu'
Ketoprak yang disutradarai Kirun dengan lakon "Sekartaji Bakul Jamu"/Repro
rmol news logo Merayakan ulang tahun ke 75 tahun, Radio Republik Indonesia menggelar Pagelaran Ketoprak Tombo Kangen.

Kelompok Tombo Kangen, ketroprak yang disutradarai seniman tradisional Kirun masih terus membuat kangen meskipun bertebaran tontonan.

Dalam pagelaran itu, akan mengambil lakon "Sekartaji Bakul Jamu". Mereka beraksi membawakan ceritera legenda.

Menurut asisten Sutradara, Sentot, kisah ini bercerita tentang seorang prameswari yang tersingkir oleh sang raja yang punya selir baru.

"Agus Marsudi, yang tak lain dari suami Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga akan mengambil peran dalam pagelaran Ketoprak menyambut hari ulang tahun ke 75 Radio Republik Indonesia ini," tambah Sentot pada Rabu (9/9). 

Dalam ketoprak itu akan dikisahkan bahwa sang selir baru raja ini ternyata sudah diberi guna-guna oleh gurunya untuk memikat Prabu Kameswara sehingga pikirannya jauh dari sang Permaisuri, Sekartaji.

Semua perhiasan diberikan semuanya kepada sang Selir baru raja oleh Sekartaji.

"Kecuali satu yang tidak diberikan. Yakni Tusuk Konde," ujar Sentot.

Kenapa Tusuk Konde tidak ikut diberikan? jawabannya bisa ditonton malam ini yang diiringi Karawitan Seni Jawa RRI Jakarta.

Pagelaran Ketoprak ini juga bisa dinikmati melalui RRI Net dan channel youtube: https://youtu.be/ZJS3TcZNhiA. para pendengar seluruh Indonesia melalui RRI Programa 4 mulai pukul 20.00-22.00 WIB di Auditorium Abdurahman Saleh Gedung RRI Jalan Merdeka Barat Nomor 4 dan 5 Jakarta Pusat pada Rabu (9/9).

Pagelaran Ketoprak Tombo Kangen ini tentunya melalui protokol kesehatan yang ketat dimusim pandemi seperti sekarang ini.

Direktur Utama LPP RRI M. Rohanudin menyebutkan, apa yang dilakukan RRI, saat pertama terjadi Covid-19? Yaitu dengan merubah seluruh program siaran RRI hanya untuk pelayanan Covid-19.

Dikatanya Rohanuddin, seluruh program siaran RRI seluruh Indonesia didedikasikan untuk pelayanan siaran bagi pencegahan, pengetahuan.

Langkah-langkah memerangi virus yang mematikan itu, semua program daerah (Pro1, Pro2, dan Pro 4) 80 persen memancarluaskan siaran Pro 3 RRI.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA