Menko PMK Setuju Sebagian Anggaran Desa Digunakan Biaya Kuliah Perangkatnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Sabtu, 07 Maret 2020, 21:50 WIB
Menko PMK Setuju Sebagian Anggaran Desa Digunakan Biaya Kuliah Perangkatnya
Menko PMK Muhadjir Effendi/RMOL
rmol news logo Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy, menyetujui jika sebagian anggaran yang diterima pemerintah desa dipakai untuk menguliahkan perangkat desa.

Menurutnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparat desa merupakan suatu keharusan agar kedepan anggaran yang diterima pemerintah desa bisa dikelola oleh orang-orang yang kompeten.

SDM yang handal diyakini Muhadjir, akan mampu memaksimalkan manfaat anggaran pemerintah desa bagi warganya.

“Besarnya anggaran yang diterima oleh Pemerintah Desa harus diimbangi oleh SDM yang mampu mengelola administrasi pemerintahan dan administrasi keuangan publik secara profesional,” kata Muhadjir seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jabar, Sabtu (7/3).

Dia mengapresiasi rencana Bupati Cirebon bekerja sama dengan pihak Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) dalam membuka Kampus merdeka belajar bagi para perangkat Desa di daerah tersebut.

“Pak Mendikbud sudah bilang merdeka belajar, silahkan Pak Bupati Cirebon dengan Dinas-dinasnya untuk rembukan, apa yang harus diberikan kepada para Perangkat Desa,“ ujar Menko PMK saat hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan gedung museum Muhammadiyah Jawa Barat.

Muhadjir menambahkan, ide dari Bupati Cirebon ini bisa dijadikan contoh bagi daerah-daerah lainnya, supaya para perangkat Desa memiliki kemampuan mumpuni dalam manajemen, administrasi publik atau keuangan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA