Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI, Widyastuti mengaku, pihaknya tengah mempersiapkan media komunikasi khusus untuk mengedukasi masyarakat agar tidak dihantui kepanikan yang berlebih.
"Tentu diberikan edukasi. Kita sedang berproses menyiapkan media komunikasi dengan baik sehingga masyarakat tidak terlalu gelisah dan panik," ujar Widyastuti saat Konferensi Pers di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (4/3).
Menurut Widyastuti, media komunikasi khusus penting dilakukan mengingat probabilitas kesembuhan dari virus Corona cukup besar melihat angka fatality rate (angka kematian) yang tidak sebesar seperti pada kasus penularan MERS-CoV, SARS.
"Belajar dari kasus-kasus di luar, bahwa angka fatality rate-nya kan tidak sebesar famili corona yang lain, baik itu MERS-CoV atau SARS. Tentunya ini luar biasa. Kita tahu bahwa (pasien) bisa sembuh," terangnya.
Untuk diketahui, MERS-CoV merupakan sindrom pernapasan Timur Tengah yang muncul pada tahun 2012, sedangkan SARS adalah sindrom pernapasan akut parah yang muncul pada tahun 2002. Keduanya termasuk ke dalam jenis virus Corona. (16Mun)
BERITA TERKAIT: