Aktivis IMM: Pemerintah Aceh Harus Siap Ambil Risiko Jika Dana Otsus Disetop

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 03 Maret 2020, 18:24 WIB
Aktivis IMM: Pemerintah Aceh Harus Siap Ambil Risiko Jika Dana Otsus Disetop
Rahmad Fajri/Net
rmol news logo Pemerintah Provinsi Aceh harus mempersiapakan diri dari kemungkinan terburuk, jika pemerintah pusat tidak memperpanjang dana otonomi khsusu (Otsus) Aceh pada tahun 2027.

"Jika dana outsus tidak dilanjutkan oleh pemerintah pusat, ini sudah menjadi risiko," kata mantan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Aceh, Rahmad Fajri kepada redaksi, Selasa (3/3).

Menurutnya, Pemprov Aceh harus siap mengelola dana yang ada, dengan membuat pogram jangka panjang yang terukur dan tepat sasaran, dan menghadirkan banyak investor guna membantu pertumbuhan ekonomi di Bumi Serambi Mekkah.

Rahmad Fajri mengungkapkan, data otsus yang begitu banyak, hingga Rp. 163 triliun diperkirakan hingga 2027, belum mampu dimaksimalkan untuk mensejahterakan rakyat Aceh.

"Implementasinya masih jauh dari harapan. Banyak pihak yang mempertanyakan transparansi dan efektifitas ratusan triliun dana otsus yang selama ini sudah diterima oleh Aceh," imbuhnya.

Pemerintah pusat belum memberikan sinyal untuk memperpanjang dana otsus Aceh. Meski di satu sisi, pemangku kepentingan di Aceh berharap dana tersebut dipermanenkan setelah berakhir pada 2027. (19Akm). rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA