Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Agro Expo 2019 akan memberikan suasana berbeda karena digelar di lokasi baru seluas 10,6 hektar yang berada di kawasan lereng Gunung Ijen Kecamatan Licin. Sebelumnya Agro expo di gelar di areal persawahan di tengah kota.
“Kita ingin kegiatan agro expo ini bisa berkelanjutan menjadi destinasi pariwisata baru daerah. Makanya kita pindah agak ke atas di sekitar Lereng Ijen yang lokasinya lebih memadai. Lokasi baru ini cukup luas dan menawarkan pemandangan yang indah khas pegunungan. Bahkan kota Banyuwangi dan selat Bali juga terlihat, sangat pas untuk berwisata,†kata Anas, Jumat (19/4).
Selain menawarkan lokasi baru yang menawan, Agro Expo yang mengangkat tema creative agriculture ini, juga dipastikan tampil dengan lebih menarik. Beragam aneka tanaman pertanian unggulan daerah mulai hortikultura, tanaman pangan, perkebunan hingga peternakan dan semua produk olahannya di tampilkan di ajang ini.
Aneka tanaman dan buah eksotis asal Banyuwangi juga turut dipamerkan dalam expo tersebut. Mulai dari padi hitam, durian merah, nangka merah dan semangka merah dan kuning non biji. Juga ada hamparan bunga-bunga cantik warna warni yang menjadi spot selfie instagrammable.
Selain menjadi ruang pamer pertanian, ajang ini juga ingin menunjukkan kepada khalayak beragam teknik tanam modern yang bisa diadopsi masyarakat.
"Semua tanaman di lahan agro expo ini ditanam dari bibit hingga tumbuh besar bahkan berbuah sejak tiga bulan terakhir. Di sini, kami ingin menunjukkan bahwa dengan cara tanam dengan teknik yang tepat, berkebun dan bercocok tanam itu bisa bisa dilakukan siapapun dan kapan pun. Ayo, jangan ragu-ragu berkebun dengan mengoptimalkan lahan yang ada," ajak Anas.
BERITA TERKAIT: