150 Pohon Rawan Tumbang Di DKI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 05 April 2019, 04:41 WIB
150 Pohon Rawan Tumbang Di DKI
Pohon tumbang/Net
rmol news logo Hujan yang mulai kerap melanda ibukota beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran bagi warga. Tidak hanya banjir, tapi juga potensi pohon tumbang yang diakibatkan hujan dengan angin kencang.

Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati mencatat ada sebanyak 150 pohon rawan tumbang di DKI Jakarta. Wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan menjadi yang paling rawan.

"Ada 150 pohon. Jakarta pusat dan Jakarta selatan (itu rawan). Jakarta pusat di Lapangan Banteng dan Menteng," ujar Suzi saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (4/4).

Kini, pihaknya tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk peremajaan pohon. Pohon besar yang keropos akan dipotong agar tidak tumbang dan menimpa orang yang berada di bawahnya.

“Langkah awal kita sudah lakukan misalnya terhadap benalu. Kalau bisa dilihat benalu -benalu di Medan Merdeka Selatan sudah mulai hilang," jelasnya.

Jau ke depan, Suzi ingin melakukan standarisasi pohon. Ketinggian maksimal pohon akan diatur sehingga tidak membahayakan.

“Kita lagi susun SOP-nya bahwa dalam kota itu ketinggian tanaman harus diatur. Jadi harus ditoping dengan ketinggian misalnya 20 meter," tandasnya.

Peristiwa pohon tumbang di Jakarta sempat merenggut korban jiwa. Rabu (3/4) kemarin sebuah pohon tumbang di Taman Marga Satwa Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pohon tumbang itu menimpa empat orang. Satu di antaranya tewas setelah menjalankan perawatan rumah sakit. Sementara tiga lainnya mengalami cedera.

"Ya nanti kita mengevaluasi dari kejadian ini. Kita perlu adanya zonasi tanaman yang ada konservasi khusus tanaman yang tinggi-tinggi, kita kan harus punya balance antara lingkungan hidup kenyaman dan kepada ekologi," tutupnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA