"Ya ini kan saya lagi komunikasi terus dan saya kira
udah nambah yang setuju. Insya Allah
udah lebih dari separuh," ujar Taufik di DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/3).
Saat ditanya nama yang mendukung, politisi Gerindra ini enggan membocorkan anggota fraksi mana saja setuju dengan penjualan saham bir di Pemprov DKI.
"Janganlah, jangan disebutin. Kan komunikasi mesti informal, namanya juga lobi," tuturnya.
Taufik menjelaskan, mekanisme penjualan saham minuman beralkohol itu harus dipenuhi 2/3 jumlah anggota DPRD DKI Jakarta.
"Ambil keputusan harus 3/4. Eh 2/3 sama, jumlah absolutnya harus sama. Bukan soal fraksinya. Nanti kita itung dari fraksi berapa," jelasnya.
BERITA TERKAIT: