Di awal pidato, Prabowo membacakan dua bait pantun.
"Nampaknya adat Melayu ini harus pantun," kata Prabowo disambut riuh pendukungnya.
Prabowo pun langsung membaca dua pantun.
Sudah lama langsatnya condong
Burung kedidi hinggap di dahan
Sudah lama hajat dikandung
Baru kini bisa kesampaian
Bukan kacang sembarang kacang
Kacang dibawa dari Mengkirau
Bukan datang sembarang datang
Prabowo datang karena cinta dengan rakyat Riau.
Pada kesempatan itu, Prabowo berterima kasih karena sudah dipasangkan tanjak, penutup kepala khas Melayu.
Dan dengan nada bercanda, ketua umum Partai Gerindra itu juga meminta masyarakat Riau untuk tidak meminta baju yang sedang dikenakannya. Karena masa kampanye masih panjang, dia bisa bangkrut.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: