Ada yang naik jabatan, ada pula beberapa pegawai eselon II kena demosi alias penurunan jabatan,
Mereka yang terdampak demosi di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isnawa Adji, Kepala Dinas Tatat Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan dan Kastpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu.
Menanggapi ini, Gubernur Anies Baswedan menjelaskan, demosi jabatan tidak terlepas dari kinerja kerja bersangkutan selama mengemban jabatan tersebut.
"Capaian program, jadi Kegiatan Strategis (KSD) kita, itu lengkap apa yang harus dikerjakan. Di semester pertama 2018 apa semester kedua apa itu ada ukurannya. Itu tercapai atau tidak? Itu kita ukur," kata Anies saat ditemui di Cakung Barat, Jakarta Timur Selasa (26/2).
Bagi pejabat yang tidak mencapai kinerja bakal menjalankan proses pemeriksaan. Mereka akan ditunjukkan data sebagai proses pembuktian.
Dengan kata lain, Anies menegaskan, demosi jabatan ini bukan dilakukan secara dadakan, tanpa ada sebabnya .
"Bagi mereka yang tidak tercapai ada proses pemeriksaan. Jadi ada BAP dulu, ada proses pemeriksaan dan ditunjukkan datanya. Jadi bukan sesuatu yang mereka tidak tahu," terangnya.