Camat Tanah Abang Dedi Arief Darsono dikonfirmasi membenarkan bentrokan tersebut.
Menurut Dedi, para pedagang yang biasa buka lapak dagangannya di atas trotoar melawan saat hendak ditertibkan oleh petugas.
"Dari pedagang enggak terima ditertibkan, melawan mereka," kata Dedi saat dihubungi.
Mereka bahkan melempari petugas Satpol PP dengan batu dan kayu. Bentrokan mereda akhirnya ketika kepolisian datang dan langsung menberikan tembakan peringatan.
Dedi menerangkan, saat ini Pemerintah Kota Admistrasi Jakarta Pusat tengah membenahi kawasan Tanah Abang.
Trotoar di kawasan Jalan Jatibaru sudah tidak diperbolehkan lagi menjadi tempat berdagang para PKL.
Ia yakin aksi para PKL itu diprovokasi.
"Provokator-provokator lagi kita cari sama polisi sekarang. Kita comot-comotin sama Satpol, ini gabungan," tutupnya.
[wid]