Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan pada tahun 2017-2018 sebelumnya yang mencapai 780 ton.
“Sampah yang terkumpul pada malam perayaan tahun baru sebanyak 327 ton. Jumlah ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 780 ton. Pukul 04.00 WIB, Ibukota telah kembali bersih,†kata Isnawa, Selasa (1/1).
Isnawa menyampaikan, penurunan jumlah sampah ini terjadi lantaran peryaan malam pergantian tahun kali ini cuaca di Jakarta kurang bersahabat dengan turunya hujan rintik disertai angin.
Selain hujan, himbauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai berhasil dimana Pemprov mengajak masyarakat merayakan pergantian tahun secara sederhana dengan berdoa di rumah-rumah ibadah, mengingat bencana yang terjadi di beberapa daerah terakhir memakan banyak korban jiwa.
Adapun lokasi penyumbang sampah terbanyak, diantaranya di Kawasan Monas yang berhasil dikumpulkan 45 ton sampah, Bundaran HI dikumpulkan 22 ton sampah, dan sepanjang Jalan Sudirman- M.H. Thamrin dikumpulkan 26 ton sampah.
“Kami juga tugaskan semua Kasudin, Kepala Bidang, bahkan kepala dan wakil kepala dinas, untuk turun langsung ke lapangan. Sebelumnya, kami pantau semua titik keramaian di Jakarta. Begitu acara usai dan massa mencair, proses pembersihan langsung dimulai,†jelasnya.
Proses pembersihan dilaksanakan dengan cepat, karena sebelumnya petugas bersama komunitas masyarakat telah membagikan 10 ribu kantong sampah kepada para pedagang kaki lima dan meletakan ribuan dust bin di titik-titik keramaian.
“Kami apresiasi kepedulian warga yang telah meletakan sampah di tempatnya. Itu sangat membantu petugas, Sedangkan untuk pembersihan jalan, kami kerahkan 50 unit road sweeper. Pembersihan pun cepat," tutup Isnawa.
[jto]