“Ini sudah jam 09.15 padahal undangan jam 09.00. Lihat saja ruang rapat paripurna masih sepi dan kosong. Terus ini mau dimulai jam berapa?agenda kegiatan saya yang menyangkut kepentingan masyarakat masih banyak,†katanya seperti dilansir
RMOL Jateng.
Ruang paripurna memang masih terlihat sepi. Ketua DPRD Kendal Prapto Utono yang seharusnya memimpin paripurna, serta anggota dewan lainnya belum kelihatan batang hidungnya.
Sejatinya, rapat paripurna ini agendanya berupa penyampaian tanggapan atau jawaban fraksi-fraksi atas pendapat bupati Kendal terhadap empat rancangan peraturan daerah (raperda) yang tengah dubahas.
Mirna mengatakan, dirinya mencoba untuk datang lebih terlambat dari jadwal yang ditentukan namun belum juga satu orang pun yang hadir. Ia kemudian mendatangi kantor sekretaris dewa dan menanyakan soal kehadiran Ketua DPRD dan anggota dewan lainnya.
"Ini ketua dewan belum datang, anggota juga belum ada yang datang, harusnya kan tepat waktu sesuai undangan,†ujar Mirna menumpahkan kekesalannya kepada staf kantor sekwan.
Bupati Kendal ini mengungkit, rapat yang kerap molor ini bukan sekali dua kali.
"Tahun 2016 saya sudah pernah protes ini, 2017 juga pernah protes. Kalau saya harus terus sesuaikan jadwal mereka kan ngga bisa, soalnya masih ada kegiatan lainya. Semoga ke depannya bisa saling berkomitmen untuk tepat waktu dan bisa saling menghargai,†ujarnya.
Mirna kemudian lebih memilih meninggalkan gedung dewan dan melanjutkan agenda kegiatan di kantornya. Dengan berjalan kaki, Mirna meninggalkan gedung DPRD menuju alun-alun dan kantornya.
[yls]
BERITA TERKAIT: