Mengakibatakan seorang bernama Istantho A E Djaha, yang diketahui sebagai sekretaris Satpol PP Kabupaten TTS mengalami luka berat.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, awalnya anak korban yang masih duduk di sekolah dasar bersama temannya menemukan benda yang dicurigai bom.
“Kemudian barang tersebut (yang dicurigai bom) dibawa menuju ke rumah lalu ditunjukan kepada bapaknya (korban),†kata Dedi kepada wartawan, Senin (29/10).
Mendapat benda mencurigakan dari anaknya, korban Istiantho kemudian mengamati dan mencoba memukul benda tersebut. Nahas, saat dipukul benda tersebut langsung meledak.
Saat ini, kata Dedi, kasusnya tengah ditangani oleh Polres Timor Tengah Selatan dan benda yang dicurigai bom tersebut masih dilakukan identifikasi oleh tim Gegana Brimob Polda NTT.
“Barang (dicurigai bom) masih diteliti oleh tim Gegana brimob untuk diidentifikasi guna mengetahui jenis dan buatan mana (benda dicurigai bom) tersebut,†jelas mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.
[jto]
BERITA TERKAIT: