Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, para mahasiswa teknik itu dikumpulkan untuk dididik dan dilatih demi menjadi pendamping warga yang bekerja membangun Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).
"Mahasiswa-mahasiswa teknik dikumpulkan. Unram, Universitas Gajah Mada, akan dikumpulkan untuk dididik," katanya saat ditemui di Auditorium Utama LIPI, Jakarta, Kamis (23/8).
Pada tahap awal, pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah menyiapkan Rp 1 triliun untuk membangun 11 ribu rumah warga yang sudah terverifikasi oleh pemerintah setempat. Jumlah rumah dan dana rekonstruksi tersebut akan terus bertambah.
Warga nantinya membangun sendiri rumah mereka. Posisi Kementerian PUPR adalah membantu menyiapkan para pendamping agar rumah itu dapat dibangun dengan benar.
"Sekarang ini sudah ada 150 orang pendamping yang sudah dilatih," demikian Menteri Basuki.
[rus]