Diduga kebakaran itu dipicu aksi pembukaan lahan oleh pihak-pihak tertentu. Lahan hutan yang terbakar itu berada di atas leter S jalan menuju Legon Lele, turut kawasan Dukuh Kapuran Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa.
Kebakaran diketahui pertama kali oleh Sriyanto, warga RT 4 RW 2 Desa Karimunjawa, Rabu (22/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian, kecamatan dan instansi terkait lainnya.
Sebanyak 15 petugas gabungan dari Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa, Polsek, Koramil dan relawan SAR di Karimunjawa langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
"Namun karena medan yang terjal dan sulit dijangkau maka upaya pemadaman dilakukan dengan cara manual serta menggunakan peralatan seadanya," kata Camat Karimunjawa, Saptawagus Karnan Ejeng, Rabu (22/8).
Diberitakan
Kantor Berita RMOLJateng, Upaya pemadaman membutuhkan waktu sekitar dua jam. Sekitar pukul 17.00 WIB api yang membakar lahan hutan di gunung Karimunjawa bisa dipadamkan. Ranting dan dahan pohon berwarna abu-abu dan bahkan ada yang sudah menjadi arang terlihat berserakan di lahan hutan yang terbakar itu.
Dugaan sementara, kata Ejeng, lahan hutan tersebut sengaja dibakar oleh pihak tertentu. Dugaan ini dikuatkan dengan ditemukannya kapak dan dua botol bekas air mineral di lokasi kebakaran.
Dugaan itu juga diperkuat dengan status lahan tersebut. Berdasar catatan pihak kecamatan, tanah tersebut merupakan lahan hak milik atau lahan pemajakan.
"Kemungkinan besar lahan itu mau dibuka dengan cara dibakar. Karena api membesar karena kencangnya tiupan angin para pembakarnya lari meninggalkan lokasi," tandasnya.
[fiq]