Anies Baswedan Tegur Walikota Syamsuddin Lologau, Ini Penyebabnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Selasa, 17 Juli 2018, 23:09 WIB
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegur Walikota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau. Anies tak terima tiang bambu bendera peserta Asian Games di Penjaringan diturunkan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Saya baru membaca bahwa tiang bambu bendera peserta Asian Games di Penjaringan diturunkan oleh PPSU sebagai reaksi atas serangan di media dan di media sosial," tulis Anies dalam memo yang ditunjukkan kepada Syamsuddin.

"Pemasangan bendera itu adalah inisiatif warga. Jangan halangi, jangan rendahkan dan mari kita izinkan rakyat merayakan Asian Games dengan kemampuannya, dengan ketulusannya," tulis Anies lagi.

Dalam memonya Anies juga menyampaikan bambu yang digunakan tiang bendera peserta tersebut bekas tapi ketulusan rakyat yang mengadakannya original.

"Bambunya agak melengkung, tapi niat mereka lurus. Bambunya pendek, tapi semangat mereka tinggi sekali," tulis Anies lagi.

Anies juga meminta untuk disampaikan pada semua untuk jangan sekali-kali anggap rendah tiang bendera dari bambu.

"Itulah tiang yang ada di rumah-rumah rakyat kebanyakan. Penjualnya rakyat kecil. Pengrajinnya pengusaha kecil. Penanamnya ada di desa-desa. Biarkan hasil panen rakyat kecil, hasil dagangan rakyat kecil ikut mewarnai Ibukota. Jangan hanya gunakan tiang besar buatan pabrik yang ukuran kekayaannya sudah raksasa," katanya.

Di bagian akhir memonya Anies menyampaikan harapan tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungan masing-masing, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta yang ikut mereka rasakan sebagai rumah besar milik mereka.

"Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap  pastikan keamanan dan kerapiannya. Terima kasih," demikian Anies.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA