Pengawasan Pengelolaan Parkir di Jakarta Masih Memble

Tindak Tegas Oknum Dishub yang Terlibat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Rabu, 18 Februari 2026, 13:07 WIB
Pengawasan Pengelolaan Parkir di Jakarta Masih Memble
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Ketegasan aparat Kepolisian membongkar praktik juru parkir (jukir) liar yang telah lama meresahkan warga di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, direspons Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter. 

"Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap pengelolaan parkir di Jakarta masih lemah dan harus segera dibenahi secara serius," kata Jupiter melalui keterangan tertulis kepada RMOL, Rabu 18 Februari 2026.

Jupiter menekankan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan. Menurutnya, jika ada dugaan keterlibatan oknum yang memasok atribut, tiket, atau memfasilitasi praktik ilegal, maka hal tersebut harus diusut tuntas tanpa pandang bulu. 

"Tidak boleh ada pembiaran, apalagi perlindungan terhadap oknum yang merugikan masyarakat," kata Anggota Komisi B DPRD DKI ini.

Jupiter mendesak Unit pengelola Perparkiran di Dinas Perhubungan melakukan evaluasi menyeluruh dan melaporkan langkah perbaikan secara terbuka, termasuk memperketat distribusi atribut resmi, sistem retribusi, dan pengawasan di lapangan. 

"Kami tidak ingin praktik seperti ini terus berulang karena yang dirugikan adalah masyarakat," kata Jupiter.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor. Pemerintah dan aparat harus hadir memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi warga.

Diketahui, dalam operasi senyap, tim Polsek Metro Cempaka Putih berhasil menangkap 10 juru parkir liar yang kedapatan memungut biaya parkir ilegal dengan mengenakan seragam dan atribut resmi layaknya petugas sah.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Yossy Januar, yang menyebut para pelaku menggunakan tiket retribusi palsu dan rompi parkir berlogo resmi untuk mengelabui masyarakat.

“Modusnya cukup rapi. Mereka berpakaian seperti petugas resmi dan memegang tiket parkir retribusi agar warga tidak curiga,” ujar AKP Yossy, dikutip dari kanal YouTube @BangRaniStones, Selasa 17 Februari 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal, salah satu pelaku mengaku mendapatkan tiket dan atribut tersebut dari seseorang berinisial R, yang disebut-sebut sebagai koordinator lapangan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA