Pasalnya, peristiwa hilangnya
steel greeting di
underpass Mampang-Kuninga ini juga sebelumnya terjadi pada pada Akhir mei 2018 lalu. Sekarang, sembilan steel greeting di kawasan yang sama kembali lenyap diambil maling.
Sandi mengatakan, perilaku terkutuk itu sangat membahayakan bagi pengendara motor yang melintas dikawasan
underpass tersebut. Ia pun berharap, para pelaku kejahatan ini segera tertangkap.
"Saya dapat laporan dari dinas bina marga bahwa ini terjadi lagi. Kita akan pastikan dia akan ditangkap. Kita akan kejar ke manapun dan tangkap pelakunya," kata Sandi di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (23/6).
Lebih lanjut, Sandi mengatakan pihak pemprov DKI akan menggandeng pihak kepolisian untuk mengusut dan mengejar para pelaku kejahatan itu. Serta terus melakukan pengawasan agar kejadian ini tidak terulang kembali, terlebih sampai memakan korban akibat lubang tersebut.
"Sekarang, kita juga akan kerja sama dengan pihak kepolisian yang semakin canggih sekarang.
Sooner or later akan tertangkap. Jangan sampai mereka oknum mayarakat ini merasa kegiatan mereka gak akan terpantau," papar Sandi.
Iapun berharap, penangkapan ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan menyadarkannya karena perbuatannya dapat membahayakan orang lain.
[fiq]
BERITA TERKAIT: