"Laporan yang kita dapat dari Basarnas, penumpang kapal tersebut ada sebanyak 43 jiwa, 15 orang tewas, 8 orang meninggal di RS Angkatan Laut, 7 orang meninggal di Barrang Lompo, 7 orang dalam pencarian, 7 orang dalam keadaan hidup di RS Angkatan Laut, 9 orang di RS Akademis," ujar Muhamad Syaiful di Posko Nasional Angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan, Rabu (13/6).
Ia menerangkan, penyebab tenggelamnya Kapal Motor Arista adalah akibat tingginya gelombang ombak dan kencangnya aliran angin saat itu.
"Kapal joloro ini jenis kapal kayu yang dihantam oleh ombak dan angin kencang sebab cuaca buruk ditambah kapal yang over capacity," terangnya.
Diketahui penumpang berangkat dari Pelabuhan Paotere, Sulawesi Selatan menuju Pulau Barrang Lompo, Sulawesi Selatan.
[fiq]
BERITA TERKAIT: