Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan perkembangan terkini, Merapi alami erupsi freatik atau keluarnya magma ke permukaan bumi pada sekitar pukul 8.20 WIB dengan durasi 20 menit, tinggi kolom 6 ribu meter arah Barat Laut teramati dari PGM Jrakah. Letusan terpantau terjadi satu kali.
"Saat ini letusan sudah selesai," tulis akun Twitter resmi BPPTKG dikutip di Jakarta.
Pantauan dari pintu tol Colomadu, tidak terdengar suara gemuruh ketika letusan terjadi dan cuaca cerah. Asap kelabu vulkanik Merapi bergerak ke arah timur.
Menurut penuturan warga setempat, kali ini asap bercampur abu vulkanik Merapi membumbung lebih tinggi dari sebelumnya.
Status Merapi belum diturunkan, hingga saat ini masih waspada. BPPTKG telah merekomendasikan agar kegiatan pendakian ditutup terlebih dahulu.
Selain itu, radius 3 kilometer dari puncak dikosongkan dari aktivitas pendduk, serta masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung tersebut.
[wid]
BERITA TERKAIT: