"Saya perlu garis bawahi bahwa ini hanya sampai dengan Asian Games 2018 selesai. Sifatnya bukan permanen, karena sempat berkembang informasi bahwa ganjil-genap nya terus," kata Anies di Balaikota Jakarta, Kamis(24/5).
Lebih lanjut, ia menerapkan kebijakan ini bertujuan untuk membuat lancar jalan-jalan yang dilalui para staf dan atlit di Asian Games 2018.
Selain Asian games 2018, hal ini juga akan diterapkan pada Asian Paragames 2018, namun masih perlu menunggu kajian.
"Ini adalah sebulan sebelum Asian Games sampai Asian Games selesai. Jadi, sesudah itu kita kembali kepada jalur yang normal. Untuk Asian Para Games kita tetap akan kaji ulang karena lokasinya (Ruas jalan) tidak sebanyak lokasi Asian Games," paparnya.
Untuk diketahui, ruas jalan yang diuji coba pemberlakuan sistem genap-ganjil adalah Jalan Sudirman - MH Thamrin Jakarata Pusat dan sebagian Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, skema penerapan genap ganjil ini akan diperluas di beberapa ruas jalan lainya seperti Jl. S. Parman - Jl. Gatot Subroto - MT Haryono - DI Panjahitan - Jalan A.Yani - Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih. Dilanjut daerah selatan Jakarta Arteri Pondok Indah, dari underpass Kartini sampai dengan ruas Kebayoran Baru.
Dilanjutkan ke Jalan Rasuna Said sampai Jalan Benyamin Sueb Kemayoran Jakarta Pusat. Rencannya uji coba ini akan diterapkan pada bulan Juli nanti.
[fiq]
BERITA TERKAIT: