Pengamat: Tidak Tepat Gubernur Anies Lepas Saham Perusahaan Bir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 19 Mei 2018, 08:35 WIB
Pengamat: Tidak Tepat Gubernur Anies Lepas Saham Perusahaan Bir
Emrus Sihombing/Net
rmol news logo . Langkah Pemprov DKI Jakarta yang melepas 26,25 persen saham di perusahaan pembuat bir PT Delta Djakarta dinilai kurang tepat.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan sikap Gubernur DKI Anies Baswedan tidak tepat karena dapat dimasuki oleh perusahaan swasta sehingga pemprov tidak dapat mengawasinya lagi.

"Kebijakan yang tidak tepat. Karena nanti ada pihak luar nanti yang menentukan pergerakan dari perusahaan tersebut. Dari pihak swasta bisa masuk kan dapat mengurangi kekuatan Pemda DKI dalam mengatur segalanya," ujar Emrus saat dihubungi redaksi, Sabtu (19/5).

Lebih lanjut, Emrus menilai bahwa APBD DKI Rp. 77 triliun sudah cukup untuk mengentas kemiskinan warganya di DKI Jakarta, jadi tidak perlu harus sampai melepas saham demi menambah pemasukan daerah.

"Saya kira Rp 77 triliun tidak ada alasan bagi Anies menjual sahamnya 26,25 persen untuk kesejahteraan. Saya pikir Rp 77 triliun itu jika dikelola dengan baik akan sejahtera rakyat Jakarta. Andaikan itu dikelola dengan baik tidak ada orang miskin dan anak terlantar yang ber-KTP DKI Jakarta di Jakarta," ucapnya.

Oleh karena itu, dia menambahkan jika Pemprov DKI dengan dana yang cukup mengelola dengan baik dan sesuai akan dapat mensejakterahkan masyarakat DKI tanpa harus menjual saham di PT Delta. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA