Bersama Pemprov DKI Jakarta, pengelola kawasan SCBD sudah mengumpulkan 220 ton sampah dari kawasan bisnis di Jakarta Selatan tersebut.
"Sehari ini kami sudah kumpulkan 220 ton sampah, kami sangat mendukung sekali dengan program Pemprov DKI untuk memerangi sampah," kata Direktur Unit Usaha Kawasan SCBD Agung R Prabowo di acara peringatan Hari Bumi yang diselenggarakan oleh Artha Graha Peduli di Kawasan SCBD, Minggu, (22/4).
Agung menilai hal terpenting dalam memerangi sampah adalah bukan dengan membersihkan sampah, melainkan mengubah perilaku warga Jakarta. Menurutnya warga Jakarta sampai saat ini kerap membuang sampah sembarangan dan menggunakan plastik secara berlebihan.
Untuk mengatasi penggunaan plastik yang berlebihan, Agung menyarankan agar sampah plastik tidak dibuang ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) tetapi disetor ke sentra pengrajin daur ulang.
Ia juga menjelaskan saat ini, Bank Sampah Lavender serta komunitas pecinta lingkungan lainnya sudah membuat pelatihan-pelatihan daur ulang sampah yang memiliki nilai jual yang tinggi.
"Sampah plastik itu berbahaya sekali tapi manfaat ekonominya juga banyak. Jadi daripada kita buang ke penampungan lebih baik menjadi bahan baku untuk didaur ulang agar jadi barang yang bernilai ekonomi," tutup Agung.
[nes]