
Muhammad Arief mengatasnamakan kelompok paduan suara UIN Jakarta mengajukan keberatan atas pemberitaan
Kantor Berita Politik RMOL yang kami rilis pagi tadi (Minggu, 22/4) berjudul:
Dianggap Ganggu CFD, Paduan Suara UIN Jakarta Ditertibkan.
Melalui surat elektronik yang diterima redaksi siang ini, Muhammad Arief menjelaskan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah polisi menyuruh mereka untuk sedikit ke pinggir.
"Berita tersebut mengatakan bahwa kami menganggu, padahal yang sebenarnya terjadi adalah polisi menyuruh kami untuk sedikit ke pinggir karena ada iringan Piala Dunia dari Trans TV yang ingin lewat," demikian kutipan hak jawab dari Muhammad Arief.
Menurut Arief, polisi nyatanya menikmati kegiatan yang dilakukan kelompok paduan suara UIN Jaakarta tersebut.
"Di berita tersebut kami seakan-akan "diusir" dengan tulisan yang penulis anda buat, jika tidak ditindaklanjuti, akan kami tuntut segera. Mohon dipertimbangkan. Tanpa mengurangi rasa hormat saya ucapkan terima kasih," tutup Muhammad Arief.
[***]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: