Sejumlah laporan menyebut bahwa Kepulauan Seribu diprediksi menjadi daerah pertama yang terdampak tumpahan minyak dari kebocoran pipa Pertamina di Kilang Balikpapan.
"Mudah-mudahan segera diantisipasi kejadian seperti ini," kata anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/4).
Yuke mendesak Pemprov untuk proaktif melakukan langkah antisipatif. Misalkan dengan mengajak pihak Pertamina dan pemerintah pusat bekerja sama menghalau datangnya minyak tumpahan ke laut Jakarta.
Sebab menurut dia, jika tidak segera diantisipasi dengan baik, tumpahan minyak itu pasti akan berdampak pada rusaknya ekosistem laut Jakarta. Hal ini juga akan berujung pada merosotnya penghasilan nelayan dan pemasukan daerah dari sektor ecotourism.
"Kita harapkan mungkin dinas terkait untuk berkomunikasi. Mudah-mudahan kebocoran minyak tersebut tidak memperparah dan masuk wilayah Jakarta," demikian Yuke.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengak telah mendapat laporan dari Bupati Kepulauan Seribu. Dalam Laporan itu disebutkan bahwa Pulau Seribu menjadi lokasi terdampak pertama dari tumpahan minyak di Balikpapan.
[ian]
BERITA TERKAIT: