“Iya itu bisa diproses, saya nanti periksa tapi itu,†ujarnya menanggapi temuan Ombudsman RI soal kebocoran kunci jawaban UNBK di Musrembang, Pulo Gebang, Jakarta Timur, Kamis (5/5).
Anies menjelaskan, program UNBK sendiri sudah dibuat sedemikian rupa agar kebocoran kunci jawaban bisa diminimalisir dan mempercepat proses koreksi. Sebab, program ini telah ada semenjak dia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
"Mengapa dulu ketika saya bertugas di Kementerian Pendidilan kami memulai UNBK, karena dengan ujian berbasis komputer itu maka kompetensi masalah-masalah soal kebocoran itu bisa dihindari," ujar Anies
Anies mengingatkan kepada pihak-pihak yang mencoba menyebarkan jawaban untuk tidak melakukan hal tersebut. Sebab, hal itu dapat merugikan dari segi siswa dan sekolahnya sendiri.
"Ujian nasional ini hasil belajar anak-anak sesuai dengan kenyataanya, jadi jangan coba-coba membocorkan. Kasihan mereka sudah belajar," tambah Anies.
UNBK sendiri sudah dimulai Senin (2/4) sampai Kamis (5/4). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia yang pertama kali melaksanakan sisten UNBK. Lalu, seminggu berikutnya baru SMA.
[ian]
BERITA TERKAIT: